Introspeksi

Introspeksi

“Ya Allah kenapa semuanya jadi begini?”. “Ya Allah mengapa aibku kau buka?”. “Ya Allah kenapa tidak ada lagi yang percaya padaku?”. “Ya Allah kenapa aku diuji sampai seperti ini?”. “Ya Allah kenapa hal ini terjadi padaku?”.

Kita mungkin pernah dihadapkan pada keadaan yang membuat kita demikian terpukul hingga melewati batas sanggup kita. Atau mungkin kita pernah dilanda masalah yang demikian peliknya hingga seakan tak mampu melewatinya.

Read More

Oh Ibu

Oh Ibu

Teruntuk wanita yang mencintaiku sebelum aku terlahir. Teruntuk wanita yang memeluk hatiku jauh sebelum hati itu terbentuk.

Teruntuk wanita yg selalu terjaga dari senja hingga fajar dg kelemahan demi kelemahan untuk 9 bulan lamanya, menyemangati dirinya sendiri bahwa itu adalah sesuatu yg patut diperjuangkan. Hingga pada akhirnya ia sampai di rumah sakit, itu adalah cinta pada pandangan pertama sebab ia melihat: “aku”.

Read More

Sepuluh Jari Tengadah

Sepuluh Jari Tengadah

Seperti huruf hijaiyah yang dieja
Aku mengenal-Mu satu-satu
Seperti cara aku berwudhu
Kubasuh satu-satu agar pantas temui-Mu

Tuhanku yang Maha Sempurna
Kini aku tahu
Yang telah melukis senja pada maghrib yang hendak tiba
Yang telah menunaikan rindu pada hati yang hampa

Maka sepuluh jemariku menengadah dan menggigil
Pada kesunyian waktu yang kupunya

Read More

Surat Terakhir, Kepada yang Bimbang Memutuskan

Assalamualaikum wr wb.
Bagaimana keadaanmu? Semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah. Alhamdulillah, Dia masih mengaruniakan kepada kita hati yg masih bisa merasa, entah itu rasa sedih ataupun bahagia. Yang jelas Allah blm mematikan hati kita.

Tibanya surat ini di tanganmu adalah ungkapan lisanku yg tertahan & tak berani diungkapkan. Ini adalah isi dari pergolakan jiwa yg sulit berhari-hari. Tentang gelisah yg tak mampu kutepis krn aku takut pada suatu masa; masa dimana kita akan mempertanggungjawabkan semua ini.

Read More

Andai Ku Tahu

Andai Ku Tahu

Engkau yang menggenggam ubun-ubun ini. Engkau yang memiliki nyawa ini. Jika Kau menginginkan, Kau dapat mengambilku kapan saja Kau mau.

Tuhanku yang Maha Sempurna, Kaulah yang menulis semua diary tentang kehidupan, Kaulah yang menghidupkan, dan Kau pula yang mematikan. Tentang tibanya saat itu, andai saja aku bisa tahu.

Andai saja detik-detik kepulanganku kuketahui tanggalnya. Andai saja usiaku kuketahui batas akhirnya. Andai saja kuketahui semua rahasia tentang kepergianku suatu saat nanti. Tapi, sungguh tak mungkin hal itu dapat kuketahui.

Read More

Pejuang Subuh

Pejuang Subuh

Barangsiapa menaklukan subuhnya, maka dia akan menaklukan dunia.

Saat orang masih tidur bahkan berpeluh keringat dosa, pejuang subuh berwudhu. Saat orang lain tidur, mereka bersujud menyeru kemenangan.

Mereka, para pejuang subuh, adalah manusia-manusia yg lebih bangga menenteng sajadahnya ketimbang membawa pacarnya kemana-mana.

Read More
shared on wplocker.com