Kutengadahkan Wajahku

Kutengadahkan wajahku pada langit di malam ini. Di hadapan mataku ada ribuan mutiara yang berkelip-kelip di gelapnya langit. Bersanding pula bulan sabit yang terlihat redup meneduhkan. Indah. Perlahan, terasa ada yang mengalir di ujung mataku, ada rasa yang menelusup hening dalam nuraniku.
.
“Aku tak menjalankan perintah-Mu, tak pedulikan nama-Mu. Tenggelam melupakan diri-Mu…”
.
Ya Allah, aku seakan bukan hamba-Mu. Aku terlampau terlalu jauh dari-Mu. Aku Lalai, lupa, lena, dan aku penuh nista. Apakah kau menerimaku jika aku kembali? Sedang aku selalu membuat-Mu kecewa.

Ya Allah, aku menghadap pada-Mu dengan lumuran dosa dan kemaksiatan yang sungguh malu hamba untuk mengucapkannya. Engkau telah mengetahui segalanya. Kini aku ditemani dengan kegelisahan hidup yang membuatku sempit dan sulit. Kesulitan yang hadir karena aku jauh dari diri-Mu, jauh dari rahmat-Mu. Jangan biarkan aku tenggelam dalam kegelapan, tanpa petunjuk dan penerang dari-Mu.

Ya Allah, hamba takut pada-Mu. Ampunilah diriku atas masa laluku. Terimalah sujudku. Saat ini, aku hanya ingin mendekati-Mu. Mendekati-Mu, ya Allah. Jika bukan pada-Mu lantas pada siapa lagi aku mendekat? 😧😥😦
#langitinu #muhasabah #inspirasong #tausiyah
Yuk bagi inspirasi ini ke temenku dengan Tag nama mereka.

#langitinu #tausiyah #inspirasi #muslim #muslimah #muhasabah #renungan #baperpositif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shared on wplocker.com