Sepuluh Jari Tengadah

Sepuluh Jari Tengadah

Seperti huruf hijaiyah yang dieja
Aku mengenal-Mu satu-satu
Seperti cara aku berwudhu
Kubasuh satu-satu agar pantas temui-Mu

Tuhanku yang Maha Sempurna
Kini aku tahu
Yang telah melukis senja pada maghrib yang hendak tiba
Yang telah menunaikan rindu pada hati yang hampa

Maka sepuluh jemariku menengadah dan menggigil
Pada kesunyian waktu yang kupunya

Melambung dalam diam pinta paling relung
Seperti hujan yang mengirim tanda
Bahwa ada yang sejati di balik tabir
Ada yang bergaung dan memantul

Maka hanyutkan aku di cinta paling laut
Penggenggam segala resah, rahasia dalam darah

Apabila dosa bertempiasan seperti hujan bulan desember
Aku ingin putih kerudung januari
Agar tiada harap yang terlupa
Dan semesta kembali menuliskan kisahku
pada Januari yang kembali

Sepuluh Jari Tengadah – by Shinja Tsaqib & Kak Kindi

#langitinu #baperpositif #puisi #munajat #muhasabah #allah #flplampung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shared on wplocker.com